Minggu, 06 September 2015

rindu nenek

“Tolong maafkan nenek ya, kamu jadi harus kelaparan menunggu nenek terlalu lama” mendengar nenek berkata demikian, dan melihat kondisi nenek yang begitu kesakitan juga kelelahan. Air mata cucunya semakin deras mengalir. Putra dan menantu nenek yang melihat kejadian ini, juga menitikkan airmata. Lalu keduanya berjalan mendekati nenek dan memeluk nenek dari belakang. “Ibu, kami semua sangat mencintaimu.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar